No open-access location is known for this record yet.
No open-access location is known for this record yet.
Kota Semarang pada akhir-akhir ini mengalami perkembangan pesat dengan banyak berdirinya bangunan-bangunan bertingkat oleh aktivitas perdagangan dan jasa, dalam perkembangannya ini lebih dominan terpusat di kawasan Simpang lima sebagai pusat kota Semarang yang memiliki fungsi kawasan yaitu Central Business District. Kawasan Simpang lima terlihat dengan kepadatan aktivitas tidak hanya terjadi di akhir pekan yang selalu ramai oleh masyarakat yang berkunjung melakukan kegiatan jual beli, dan refreshing menikmati suasana pusat kota. Oleh karena itu perkembangan yang pesat juga perlu diperhatikan kualitas penataan ruang perkotaan yang benar sebagai contoh penyediaan ruang terbuka publik ( open space ) sesuai aturan UU No. 26 Tahun 2007 tentang pengadaan ruang terbuka di area publik sebesar 30% guna menyeimbangkan aktivitas tinggi di suatu kawasan yang nantinya akan diperuntukan oleh masyarakat secara umum. Secara fakta saat ini kualitas ruang terbuka publik di kota-kota besar sedang mengalami penurunan kualitas yang signifikan tidak seimbang dengan banyaknya bangunan-bangunan bertingkat yang berkembang. Namun, tidak dengan kota Semarang yang mendapat respon baik dari pemerintah kota Semarang yang menghasilkan kebijakan yaitu merevitalisasi ruang terbuka publik dan menambahkan fasilitas-fasilitas umum pada akhir tahun 2010 – pertengahan tahun 2011 untuk menunjang aktivitas yang beragam di lapangan Pancasila kawasan Simpang lima yang memang sering digunakan masyarakat sebagai tempat berkumpul atau berinteraksi sosial bersama teman, keluarga, dan komunitas.
Loading…
Imported from OpenAlex (CC0) — nothing here is generated.