Sumber daya manusia merupakan asset terpenting dalam suatu perusahaan yang ikut serta dalam menunjang tingkat keberhasilan suatu bisnis. Perusahaan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya peran sumber daya manusia. Sinarmas land property adalah salah satu perusahaan property Indonesia terbesar. Perusahaan tersebut selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para customernya. Hal itu tidak akan berjalan dengan baik tanpa peran para pegawai. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai diantaranya adalah kepribadian, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan dan prestasi kerja. Absensi merupakan salah satu bentuk kedisiplinan pegawai yang juga membantu meningkatkan motivasi disetiap aktivitas perusahaan. Profesionalisme adalah komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. Dan dalam hal ini absensi merupakan salah satu tolok ukur suatu profesionalisme pegawai. Seseorang yang memiliki jiwa profesionalisme senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja yang profesional juga. Dalam segi kedisiplinan, data absensi setiap pegawai dapat diolah dan ditampilkan pada dashboard yang efektif agar penyajian informasi memberikan kejelasan pada penggunanya. Dashboard dapat dijadikan untuk melihat secara visual berupa grafik-grafik yang interaktif berdasarkan data yang ada. Dari grafik tersebut pihak perusahaan dapat melihat performa absensi seluruh pegawai. Selain itu, dashboard dapat digunakan sebagai pengambilan keputusan dimana perusahaan dapat mempertimbangkan mana saja pegawai yang harus dipertahankan untuk kerja sama demi tercapainya keberhasilan bisnis perusahaan dan juga meningkatkan produktivitas serta profit perusahaan. Oleh karena itu, penggunaan dashboard yang dibangun diharapkan dapat berguna untuk mengukur dan memonitor kinerja pegawai. Selain itu diperlukan juga pemodelan porter 5 forces sebagai analisisnya sehingga perusahaan dapat meningkatkan kekuatan, mengantisipasi kelemahan serta menghindari pengambilan keputusan yang salah. Dan juga kita perlu memilih metode incremental sebagai model manajemen yang sederhana.