No open-access location is known for this record yet.
No open-access location is known for this record yet.
Abstrak Makalah ini bertujuan meninjau pemilihan ejaan “giler” ataupun “gile” yang kerap digunakan dalam slanga yang dijadikan sebagai kata penguat. Tinjauan dibuat untuk menentukan sama ada perkataan ini mendahului atau mengikuti kata adjektif dan berfungsi menguatkan maksud yang terkandung dalam kata atau frasa adjektif berkenaan. Data dikutip melalui temu bual secara rawak dan pengisian borang soal selidik oleh 360 orang responden secara dalam talian dengan aplikasi Google Forms. Kajian mendapati dua perkataan ini telah berfungsi sebagai slanga kata penguat yang sering digunakan, dan menjadi bahasa kebiasaan dalam pertuturan mahupun dalam penulisan tidak formal dalam kalangan masyarakat tanpa mengira umur, jantina, taraf pendidikan, pekerjaan mahupun etnik. Kata kunci: kata penguat, slanga, bahasa dan linguistik, variasi bahasa Abstracts This article focuses on the use of the slang word “giler” or “gile” (lit.: mad, crazy) which has become common usage as an intensifier. The occurrence of this word, whether before or after adjectives, and its intensifying function in adjectival phrases, is examined. Data was collected through random interviews and online questionnaires. Thestudy reveals that these slang words are often used as intensifiers, and are commonly used both in spoken language and informal written communication by the public, regardless of age, gender, educational background, profession or ethnicity. Keywords: intensifiers, slang, language and linguistics, language variation
Loading…
Stored only when both papers are in the corpus — 9 citations exist upstream.
Papers that cite the same references — the relational fallback while embeddings are still backfilling.
Imported from OpenAlex (CC0) — nothing here is generated.