No open-access location is known for this record yet.
No open-access location is known for this record yet.
Bagi sebuah perusahaan lamanya durasi waktu yang digunakan oleh karyawan dalam bekerja sangatlah berharga. Seorang karyawan akan mendapatkan semua pengalaman dan pengetahuan selama dia bekerja di sebuah perusahaan (Hana dan Lucie, 2011). Setiap perusahaan dan organisasi harus memikirkan berbagai macam strategi yang akan diterapkan pada semua generasi pekerja demi meningkatkan komitmen perusahaan untuk mempertahankan kinerja karyawan mereka. Kupperschmidt (2000), menyatakan bahwa generasi merupakan sekelompok orang yang mengenali kelompoknya dan bersumber pada kesamaan tahun kelahiran, umur, posisi, peristiwa dalam kehidupan mereka serta mempunyai pengaruh yang signifikan didalam fase pertumbuhannya. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengukuran kinerja dan motivasi kerja antar generasi dengan menggunakan kuesioner. Perbedaan generasi dikelompokan berdasarkan karakteristik generasi selanjutnya melalui kuisioner akan dibuat tabulasi pengelompokan data dengan menggunakan beberapa indikator untuk variable kinerja yaitu tugas, adaptif dan kontekstual sedangkan untuk variable motivasi kerja mencakup 2 indikator yaitu instrinsik dan ekstrinsik. Kemudian data akan dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji Ki Kuadrat dan Chi Square. Hasil dari analisis uji statistik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan keahlian bagi leadership di PT. HM. Sampoerna area Bengkulu dalam menghadapi perbedaan generasi karyawan guna untuk meningkatkan kinerja dan motivasi kerja sehingga apa yang menjadi tujuan dari perusahaan dapat tercapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang bersifat deskriptif dengan metode penelitian survei. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang didstribusikan ke 108 responden yang diteliti, yaitu karyawan PT. HM Sampoerna area Bengkulu dari berbagai posisi yang terlibat secara langsung dalam operasional baik sales maupun marketing sebagai respondent. Adapun beberapa posisi yang akan terlibat dalam penelitian ini adalah salesman retail baik posisi salesman general trade maupun coach toko kelontong modern, salesman grosir, dan tim pendukung delivery sebagai trade assistant, dan supervisor di masing-masing channel baik retail, grosir dan marketing. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kuantitatif uji statistik parametrik oneway anova, untuk mengevaluasi kemungkinan adanya hubungan antar variable. viii Hasil analisis statistik uji One way ANOVA pada variabel kinerja dan motivasi kerja antar generasi di PT. HM. Sampoerna Bengkulu menunjukkan hubungan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa Kinerja karyawan antar generasi di PT H.M. Sampoerna Area Bengkulu terbukti memiliki nilai yang tinggi. Hal ini bermakna, jika kinerja meningkat maka menunjukkan hasil kerja yang baik. Motivasi kerja karyawan antar generasi di PT H.M. Sampoerna Area Bengkulu memiliki nilai yang sangat tinggi. Hal ini bermakna bahwa semakin tinggi motivasi kerja karyawan maka kinerja karyawan akan semakin meningkatkan. Kinerja karyawan antar generasi di PT HM. Sampoerna Area Bengkulu terbukti memiliki perbedaan yang signifikan pada generasi X, Y dan Z. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi kinerja pada setiap generasi maka akan dapat menampilkan hasil kerja yang baik dari karyawan di PT. HM. Sampoerna Area Bengkulu. Motivasi Kerja karyawan terbukti memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kinerja antar generasi di PT HM. Sampoerna Area Bengkulu. Hal ini menunjukan bahwa adanya perbedaan kemampuan dimasing-masing generasi dalam meghasilkan kinerja yang baik oleh adanya motivasi. Saran yang dapat dipertimbangkan oleh PT. HM. Sampoerna Area Bengkulu berkenaan dengan kinerja dan motivasi karyawan, yakni: Dalam rangka terwujudnya kinerja, perlu adanya peningkatan diri dari karyawan disetiap generasi. Hal ini dikarenakan masih adanya karyawan PT. HM. Sampoerna Area Bengkulu yang tidak dapat menyelesaikan tugas secara mandiri, masih ada yang belum memiliki inovasi kerja sebagai akibat dari adanya perbedaan kemampuan dan kreativitas individu karyawan disetiap generasi. Oleh karena itu pemberian kesempatan pada karyawan untuk mengikuti Pendidikan dan pelatihan (Diklat) khusus yang berkaitan dengan kinerja karyawan sangat perlu dilakukan. Mempertahankan atau dapat meningkatkan Motivasi kerja karyawan untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menambahkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja dan motivasi kerja karyawan sehingga hasil penelitian lebih luas dan bervariasi dalam menambah khasanah ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen sumber daya manusia. Kata Kunci: Perbedaan Generasi, Kinerja dan Motivasi Kerja
Loading…
Imported from OpenAlex (CC0) — nothing here is generated.