No open-access location is known for this record yet.
No open-access location is known for this record yet.
Penelitian ini berangkat dari perkembangan pesat industri Wedding Music Entertainment di kawasan urban yang melibatkan kolaborasi musisi lintas generasi dalam satu ruang kerja artistik dan profesional. Pertemuan Generasi Y dan Generasi Z menghadirkan perbedaan nilai kerja, preferensi komunikasi, dan orientasi musikal yang berpotensi membentuk kesenjangan persepsi dalam praktik pertunjukan. Ada pun masalah penelitian ini adalah bagaimana perbedaan persepsi dan proses komunikasi musisi Generasi Y dan Generasi Z dalam Wedding Music Entertainment. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Kota Bandung, melibatkan musisi Generasi Y dan Z yang aktif dalam Wedding Music Entertainment. Partisipan dipilih secara purposive, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kondensasi data, reduksi data, dan thematic coding secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Y memaknai Wedding Music Entertainment sebagai ruang profesional yang menuntut stabilitas musikal, disiplin, dan kepekaan interpersonal, sedangkan Generasi Z memaknainya sebagai ruang ekspresi kreatif yang menekankan fleksibilitas, adaptasi digital, dan efisiensi kerja. Perbedaan tersebut tercermin dalam gaya komunikasi, penggunaan simbol verbal–nonverbal, serta respons terhadap dinamika panggung, yang memunculkan gesekan sekaligus titik temu melalui pengalaman kerja kolektif dan negosiasi makna dalam ensemble. Temuan juga memperlihatkan bahwa kesenjangan persepsi tidak selalu menghasilkan konflik, tetapi dapat membentuk sinergi kolaboratif melalui komunikasi empatik dan adaptif. Simpulan penelitian ini menawarkan inovasi konseptual berupa model komunikasi musikal lintas generasi dalam Wedding Music Entertainment yang memposisikan praktik musik pernikahan sebagai ruang pembelajaran seni nonformal, tempat terjadinya transfer pengetahuan, negosiasi makna, dan pembentukan identitas musikal secara berkelanjutan dalam industri kreatif kontemporer. This study is grounded in the rapid development of the Wedding Music Entertainment industry in urban areas, which involves collaboration among musicians across generations within a shared artistic and professional workspace. The encounter between Generation Y and Generation Z brings differences in work values, communication preferences, and musical orientations that potentially create perception gaps in performance practice. The research problem addressed in this study concerns how differences in perceptions and communication processes occur between Generation Y and Generation Z musicians in Wedding Music Entertainment. This study employs a qualitative approach using a case study method conducted in Bandung, involving Generation Y and Generation Z musicians actively engaged in Wedding Music Entertainment. Participants were selected purposively, and data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies, then analyzed using data condensation, data reduction, and interpretative thematic coding. The findings indicate that Generation Y perceives Wedding Music Entertainment as a professional space requiring musical stability, discipline, and interpersonal sensitivity, whereas Generation Z perceives it as a space for creative expression emphasizing flexibility, digital adaptability, and work efficiency. These differences are reflected in communication styles, the use of verbal and nonverbal symbols, and responses to stage dynamics, which generate both friction and convergence through collective work experience and meaning negotiation within the ensemble. The study also reveals that perception gaps do not necessarily lead to conflict but can foster collaborative synergy through empathetic and adaptive communication. The conclusion of this study offers a conceptual innovation in the form of an intergenerational musical communication model in Wedding Music Entertainment, positioning wedding music practice as a nonformal arts learning space where knowledge transfer, meaning negotiation, and the continuous formation of musical identity occur within the contemporary creative industry.
Loading…
Imported from OpenAlex (CC0) — nothing here is generated.